Masukan Kata Kunci Pencarian

teknik deselerasi mobil manual

Teknik Deselerasi Mobil Manual, Injak Rem atau Kopling Dulu?

Teknik deselerasi mobil manual – Menggunakan mobil dengan transmisi manual sebenarnya sangat menyenangkan, karena kita dapat memainkan putaran mesin di RPM yang tinggi. Namun permasalahannya ada di bila berkendara dengan mobil manual akan sedikit merepotkan pada saat kemacetan di kota besar. Bagi pengemudi yang masih pemula, sering sekali mereka salah teknik ketika mengerem mobil manual.

Karena takut mesin mati, maka pengemudi pemula tidak jarang akan menginjak pedal rem dan kopling secara bersama-sama. Padahal cara itu jelas saja salah karena bisa membuat mobil jadi ngeloss tanpa tertelan mesin. Efeknya bisa membuat kerja rem menjadi semakin berat dan bisa berisiko blong karena kampasnya terlalu kepanasan.

Jauh lebih gugup lagi bila berkendara lambat, pasti merasa kebingungan karena kaki kiri harus selalu siap menginjak pedal kopling. Hal tersebut dapat dilewati dengan mudah asalkan peka dengan karakter mobil yang selalu digunakan. Paling dasar yaitu, cara mengerem secara mendadak, sebaiknya hindari sambil menginjak kopling kecuali bila mobil sudah hampir berhenti. 

Teknik Deselerasi Pada Mobil Manual yang Wajib Diketahui 

Bagi para pengguna mobil manual setidaknya akan mengenal  2 teknik deselerasi mobil manual yang sering sekali dilakukan oleh para pengemudi. Injak kopling dulu baru rem, atau ada juga yang menggunakan cara injak rem dulu baru kopling. Bagi yang masih belajar mengemudi mobil manual, cara yang disebutkan pertama tersebut dilakukan supaya mobil meluncur dahulu tanpa engine brake

Baru setelahnya ditambah dengan tekanan rem supaya laju pada mobil berangsur-angsur berkurang sampai nantinya berhenti. Sementara teknik yang kedua pada umumnya akan diterapkan agar mobil dengan cepat bisa berkurang lajunya. Lalu agar bisa mencegah mesin mati di saat mobil mendekati berhenti baru injak kopling.

Sebenarnya dari kedua teknik tersebut teknik injak rem baru kopling sangat disarankan, berarti para pengemudi yang menerapkannya sudah paham dengan benar cara kerja rem yang sebenarnya. Fungsi dari rem sendiri adalah untuk memperlambat, bukan untuk menghentikan kendaraan, jadi yang paling benar adalah kaki kanan harus lepas dari gas baru kemudian menginjak rem, tambahkan kopling sebelum nantinya berhenti.

Dengan terlebih dahulu menginjak rem, pengemudi bisa memprediksi dengan lebih tepat di mana mobil nantinya akan berhenti. Bukan hanya itu, dengan menggunakan teknik tersebut laju dari mobil juga bisa lebih dikendalikan hingga berhenti sepenuhnya. Walaupun begitu, teknik deselerasi dengan cara menginjak kopling terlebih dahulu tidak dilarang. Hanya saja, cara ini akan lebih cocok bila diterapkan dengan kondisi macet stop and go yang memiliki kecepatan 5 -10 km/jam.

Caranya, setelah menginjak kopling langsung diikuti dengan injakan ke dalam rem supaya mobil tidak langsung melompat secara bebas. Khawatir ketika menginjak rem terlebih dulu pengurangan dari kecepatan akan lebih cepat dan berakhir membuat mobil menjadi tersendat-sendat.

Tutorial Cara Menyetir Mobil Manual yang Paling Tepat 

Ada beberapa langkah cara menyetir mobil manual yang dapat Anda pelajari di bawah ini:

1. Gigi Transmisi Harus dalam Posisi Netral 

Cara mengendarai mobil manual yang pertama pastikan terlebih dahulu kendaraan yang akan Anda bawa dalam keadaan yang prima. Jika nantinya ada kerusakan, sebaiknya jangan dilanjutkan karena bisa saja dapat menimbulkan risiko di jalan. Lalu, cek posisi di gigi transmisi pastikan dalam posisi Netral. Jika tidak, maka Anda harus memindahkan ke dalam posisi N, tujuannya ketika mesin akan dinyalakan, maka mobil tidak akan langsung bergerak pada waktu yang tidak diinginkan. Ketika mobil di posisi N, umumnya ditandai oleh tuas transmisi yang mudah untuk digoyangkan ke atas bawah dan juga ke kiri dan kanan. 

Selain itu, Anda juga dapat mengecek arah pada setir dengan tepat dan pastikan jika posisinya tidak dalam keadaan miring. Lalu jangan lupa untuk menggunakan sabuk pengaman, bila semuanya sudah siap, Anda tinggal menyalakan mesin pada mobil.

2. Atur Posisi Duduk Senyaman Mungkin

Selanjutnya agar aman dan juga lancar di jalan raya yaitu, dengan perhatikan posisi duduk. Hal ini sering sekali disepelekan, ketika memulai mengendarai mobil maka tempat duduknya harus diatur terlebih dahulu supaya nyaman. Tempat duduk ini akan sangat berpengaruh pada posisi kaki ketika menginjak rem, kopling, maupun gas. Pada saat mengaplikasikan pedal yang ada di posisi kaki kanan, kiri, dan juga tengah pastikan Anda menginjak sepenuhnya agar selamat di perjalanan.

3. Mengenal Semua Pedalnya

Mengenali semua pedal yang terdapat pada mobil lebih dahulu dengan mengenal semua pedal dan fungsinya merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Pedal yang ada di kaki kiri maupun sebelah kiri merupakan pedal untuk kopling, sementara pedal yang terletak di tengah akan berfungsi sebagai rem, dan juga pedal berada di sebelah kanan adalah pedal gas.

Kopling mobil ini berfungsi untuk memutuskan putaran di roda dan juga putaran pada mesin yang saling berhubungan, selain itu kopling juga dipakai untuk mengubah gigi baik ingin menambah maupun mengurangi gigi tanpa merusak pada roda gigi dari masing-masing gigi transmisi.

Harus diperhatikan bahwa saat mengurangi atau menambah gigi maka wajib untuk menginjak pedal kopling. Hal pokok yang ada pada mobil manual adalah perputaran dari mesin mobil, transmisi, kopling, dan juga roda mobil.

4. Pindahkan Kopling ke Gigi Lebih Tinggi

Memindahkan kopling ke gigi yang lebih tinggi di RPM mesin mulai melebihi rentang yang normal (umumnya akan berkisar 2.500-3.000 RPM), Anda perlu untuk menaikkan gigi. Mulailah proses pemindahan gigi dengan mengangkat kaki dari pedal gas dan juga menekan kopling. Pastikan Anda menekan kopling sepenuhnya sebelum nantinya menggerakkan tuas persneling atau nanti bisa membuat roda gigi bertabrakan. 

Pindahkan tuas pada persneling ke gigi tertinggi yang berikutnya. Lepaskan kopling dan tambahkan kecepatan, seperti ketika memulai, kopling dan juga gas harus diatur secara bersamaan untuk memastikan perpindahan gigi bisa berjalan mulus, tetapi umumnya ketika mobil sedang bergerak dapat melepas kopling sedikit lebih cepat dibandingkan saat mulai menjalankan mobil. Selanjutnya, kembalikan kedua tangan di atas setir. Cara ini bisa membuat Anda mempunyai kendali yang lebih baik terhadap kendaraan ketika akan berbelok.

5. Menurunkan Gigi

Teknik deselerasi mobil manual di saat mengemudikan mobil manual dengan benar adalah dengan mengetahui cara untuk menurunkan gigi yang benar. Hampir sama seperti ketika menaikkan gigi, Anda harus menggunakan kecepatan agar dapat menentukan kapan harus menurunkan gigi. Di saat RPM mulai berkurang, Anda akan merasakan mesin sedikit bergetar, dan respons akselerator juga berkurang.

Mulailah untuk penggantian gigi dengan cara mengangkat kaki dari pedal gas dan tekan kopling. Angkat kaki dari pedal gas sedikit lebih awal jika dibandingkan menekan kopling supaya mesin tidak menggerung (revving) ketika melepas kopling.

Langkah berikutnya adalah tekan kopling sepenuhnya dan pindahkan persneling gigi ke yang jauh lebih kecil, baru lepaskan kopling secara perlahan dan jangan lupa pakai pedal gas agar bisa mengimbangi kecepatan mobil dan lepas kopling sepenuhnya.