0812 - 3747 - 4047

8 Hal yang Perlu Kamu Cek Pada Mesin Mobil Bekas

Saat ini, memiliki mobil menjadi salah satu kebutuhan keluarga. Banyak hal yang melatarbelakanginya, antara lain pertimbangan faktor kenyamanan saat berkendara, anggota keluarga yang lebih banyak, dan kebutuhan untuk melakukan perjalanan jarak jauh.

Nah seperti yang kita tahu, membeli mobil tentunya bukan hal yang mudah kan? Dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk mendapatkan mobil dengan spesifikasi yang tinggi dan terbaru. Sehingga tidak heran jika membeli mobil bekas menjadi alternatif bagi sebagian orang yang ingin mempunyai mobil.

Namun salah satu kekhawatiran membeli mobil bekas adalah kurang paham mesin mobil yang tentunya juga udah bekas. Apakah kondisi mesinnya masih bagus atau tidak? Atau apakah mobil tersebut masih layak untuk digunakan?

Saat datang ke showroom mobil, kebanyakan mobil yang kita lihat hanya mementingkan penampilan luar yang rapi dan mengkilat, padahal kondisi mesin adalah salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan.

Lalu bagaimana cara mengetahuinya? Berikut 8 hal yang perlu kamu cek pada mesin mobil bekas:

1. Ruang Mesin Mobil

Ruang mesin mobil merupakan tempat yang digunakan untuk menyimpan berbagai komponen mesin mobil, seperti karburator, regulator, aki, radiator, fan, dan lain-lain.

Kamu bisa melihat salah satu contohnya pada gambar dibawah:

Hal yang perlu kamu perhatikan disini yaitu kebersihan dan cat mesin mobil. Begini cara melakukannya:

  • Buka kap mesin.
  • Periksa apakah area mesin mobil bersih atau jarang dibersihkan (kotor).
    Karena jika debu atau kotoran pada mesin dapat terhisap ke filter udara dan masuk ke dalam sistem injeksi, dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi
    lebih boros.
  • Periksa di sekeliling ruang mesin apakah terdapat warna cat yang terlihat relatif berbeda dengan warna cat yang lain. Jika iya, artinya pernah di cat ulang.
    Ruang mesin yang pernah di cat ulang biasanya mesin pernah diturunkan (dibongkar). Hal ini dikarenakan oleh berbagai hal, seperti mobil pernah tabrakan, kena banjir dan sebagainya.

2. Oli Mesin

Oli adalah salah satu cairan yang sangat penting untuk mendukung kerja yang terdapat pada ruang mesin. Pada saat mesin dihidupkan, oli disirkulasikan ke seluruh komponen mesin oleh pompa oli.

Untuk pemeriksaan oli mesin, berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Buka kap mesin mobil dan siapkan kain lap untuk menarik dipstick (stik oli).
  • Dipstick biasanya berada di bagian atas mesin. Pada ujung dipstick terdapat dua tanda, pertama tanda F (Full) yang menunjukkan jumlah maximum kapasitas oli dan E (Empty) menunjukkan jumlah minimum kapasitas oli.
  • Jika kapasitas oli kamu berada pada garis F, maka oli mobil masih bagus. Tetapi jika kapasitas oli kamu berada pada garis E, berarti olinya sudah tidak bagus dan harus ditambah atau diganti.

Berikut contoh gambar yang menunjukkan kapasitas oli pada dipstick:

Note: Pemeriksaan oli juga dapat dilihat melalui warnanya. Jika warna oli terlalu gelap, artinya oli tersebut sudah kotor dan perlu dilakukan penggantian oli.

3. Air Radiator

Hal yang perlu kamu cek yaitu air radiator pada mesin mobil bekas. Air radiator adalah air yang berfungsi untuk mendinginkan mobil saat sedang bekerja. Untuk memeriksa air radiator, pastikan mesin mobil dalam keadaan dingin dan mati.

Berikut cara memeriksa air radiator pada mesin mobil bekas:

  • Buka kap mobil dan tutup radiator dengan cara memutar ke arah berlawanan dengan jarum jam sambil di tekan pelan kebawah (tiap mobil bisa saja berbeda caranya).
  • Periksa ketinggian air radiator pada tabung air radiator, pastikan air radiator berada antara garis full dan low.
  • Jika air radiator berada pada garis low, maka air radiatornya sudah tidak bagus dan harus ditambah.

Berikut contoh garis batas air radiator yang terdapat pada sebuah mobil:

Note: Jika ingin mengisi air radiator, pastikan air radiator diisi menggunakan radiator coolant. Jangan mengisi air radiator dengan air biasa, karena dapat menyebabkan overheating.

4. Aki Mobil

Selanjutnya cek aki pada mesin mobil, aki adalah komponen mobil berfungsi untuk melakukan starting engine saat pertama kali mobil dihidupkan. Pemeriksaan aki dapat dilakukan dengan mengukur tegangan aki menggunakan voltmeter.

Berikut cara memeriksa aki mobil menggunakan voltmeter, namun ingat pemeriksaan aki juga dilakukan pada saat mobil dalam keadaan mati.

  • Buka tutup terminal positif aki.
  • Sambungkan kabel positif voltmeter ke terminal positif aki.
  • Hubungkan kabel negatif voltmeter ke terminal negatif aki.
  • Amati hasil pengukuran aki mobil pada voltmeter.

Pada gambar diatas kamu dapat melihat hasil pengukuran aki menggunakan voltmeter dengan hasil 12.6 volt. Aki dapat dikatakan masih bagus apabila hasil pengukuran berada di antara 12,4 sampai 12,7 volt. Jika hasil pengukuran yang lebih rendah dari 12,4 volt menandakan aki kamu perlu di cas.

5. Busi Mobil

Busi adalah komponen mobil yang berfungsi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara agar mesin mobil bisa beroperasi. Busi sangat berperan penting ketika menyalakan mesin mobil.

Lakukan langkah berikut untuk memeriksa busi:

  • Hidupkan mesin mobil dan naikkan rpm dengan menekan gas.
  • Setelah koil menaikkan arus listrik dari aki, arus listrik ini akan mengalir ke busi.
  • Cabut satu demi satu kabel busi (tetap waspada jika ada kebocoran kabel busi karena setrum listriknya lumayan mengagetkan)
  • Busi akan mengeluarkan percikan api untuk memulai proses pembakaran.
  • Jika percikan api yang dikeluarkan sudah mulai mengecil, maka busi harus segera diganti.

Berikut contoh busi yang harus di cek:

6. Knalpot

Knalpot merupakan salah satu komponen yang berfungsi mengeluarkan gas hasil pembakaran. Melalui knalpot kamu juga bisa mengetahui apakah mesin mobil masih bagus atau tidak.

Berikut cara melakukannya:

  • Hidupkan mobil.
  • Tekan pedal gas.
  • Jika asap pembuangan tidak mengeluarkan asap hitam maupun putih pekat, maka mesin mobil tersebut masih bagus, dimana:
    • Asap knalpot berwarna hitam menandakan hasil pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna.
    • Sedangkan asap knalpot berwarna putih menandakan terdapat campuran oli di dalam ruang pembakaran mesin.

Berikut salah satu contoh knalpot yang mengeluarkan asap berwarna putih:

7. Suara Mesin Mobil

Mengecek suara mesin mobil juga penting diperhatikan untuk mengetahui keadaan mesin mobil tersebut. Cara ini menjadi salah satu cara yang sangat mudah untuk dilakukan. Bagaimana cara mengetahuinya?

  • Hidupkan mesin mobil.
  • Jika mesin mobil tidak menimbulkan suara yang tidak wajar dari bunyi mesin mobil dalam keadaan normal (tidak berisik) saat dinyalakan, maka kemungkinan besar mesin mobil tersebut masih bagus dan belum terjadi kerusakan.
  • Kerusakan yang ditimbulkan pada bunyi mesin mobil yang tidak wajar biasanya disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya rantai keteng mobil yang kendor, kurangnya pelumas oli, busi mobil yang sudah rusak, aki mobil yang perlu di cas, dan lain-lain.

8. Cek Seluruh Komponen Sambungan Dari Kebocoran

Di dalam sebuah mesin terdapat berbagai sistem, diantaranya yaitu sistem pendingin dan sistem steering. Untuk mengetahui apakah mesin mobil bagus atau tidak, kamu dapat memperhatikan seluruh sambungan antara selang.

  • Buka kap mobil.
  • Lihat apakah ada rembesan (kebocoran) yang terjadi atau tidak.
  • Jika kondisi seluruh sambungan kering, maka dapat dipastikan bahwa tidak ada kebocoran fluida mesin, sehingga dapat dikatakan bahwa mesin dalam kondisi sehat.
  • Tetapi jika ada kebocoran maka bisa dipastikan mesin mobil sedang dalam kondisi bermasalah.

Pastikan seluruh komponen sambungan yang terdapat pada mesin mobil bebas dari kebocoran:

Demikian 8 hal yang perlu kamu cek sebelum membeli mobil bekas atau memiliki mobil yang sudah cukup lama. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan dalam mengecek kondisi mesin mobil bekas.

Lebih dari 200 orang telah mahir dalam mengemudi berkat kursus kami. Daftar sekarang