Masukan Kata Kunci Pencarian

Etika Menggunakan Klakson Mobil Saat Mengemudi

Klakson adalah komponen mobil yang digunakan untuk berkomunikasi atau untuk saling mengingatkan atau menegur pengendara lain saat dijalan raya.

Namun, penggunaan klakson sering disalahgunakan oleh pengendara, misalnya mengganggu pengendara lain dengan membunyikan klakson secara terus menerus dan tanpa sebab . Atau membunyikan klakson di tengah kemacetan.

Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pengendara lain saat mengemudi, bahkan bisa menyebabkan orang lain kesal dan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti perkelahian sesama pengendara.

Oleh karena itu, ada etika menggunakan klakson yang harus kamu ketahui, berikut penjelasannya:

1. Hidupkan Klakson Saat Menegur Kendaraan Lain Melakukan Kesalahan

Saat di perjalanan, mungkin kamu sering menemukan pengendara lain yang melakukan kesalahan, misalnya berhenti di sembarangan area jalan, belok tanpa menggunakan lampu sein, keluar jalur akibat mengantuk, dan beberapa kesalahan lainnya.

Jika kamu menemukan pengendara lain seperti ini (melakukan kesalahan), maka kamu diperbolehkan untuk menghidupkan klakson sebagai bentuk peringatan bagi mereka.

2. Hidupkan Klakson Saat Berselisih dengan Pengendara Lain

Menghidupkan klakson juga diperbolehkan saat seorang pengendara berselisih dengan pengendara lain yang mungkin ia kenal. Misalnya antara sesama keluarga atau teman dekat.

Namun saat menegur kendaraan lain, kamu juga harus tetap menjaga konsentrasi mengemudi. Karena tidak sedikit yang mengalami kecelakaan akibat hal ini, khususnya di Indonesia.

3. Jangan Hidupkan Klakson di Jalan Macet

Saat berada di jalan yang macet, sebaiknya kamu tidak menghidupkan klakson yang hanya akan mengganggu ketenangan pengendara lain. Hal ini juga akan memancing kemarahan orang lain, sehingga bisa menambah kerusuhan di tengah kemacetan.

Membunyikan klakson saat macet tidak akan menghentikan kemacetan, bahkan hanya akan menyebabkan kerusakan klakson mobil kamu.

Alangkah baiknya jika kamu tetap bersabar dan tetap mengikuti jalur yang sesuai dengan tempat tujuan kamu. Atau kamu bisa mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan.

4. Jangan Hidupkan Klakson Ketika Melihat Rambu Larangan Menghidupkan Isyarat Suara

Rambu larangan menghidupkan isyarat suara yaitu rambu yang digunakan untuk memberitahu pengguna jalan, bahwa di area tertentu dilarang untuk menyembunyikan isyarat suara seperti klakson mobil.

Berikut contoh rambu larangan menghidupkan isyarat suara:

Rambu ini bisa kamu temukan di tempat-tempat ibadah, area sekolah atau area rumah sakit. Menghidupkan klakson di tempat-tempat seperti ini, akan dianggap tidak memiliki toleransi dan mengganggu orang yang sedang beribadah, mengganggu konsentrasi siswa/i yang sedang belajar atau mengganggu orang sakit yang sedang beristirahat.

Baca juga: Panduan Lengkap Mengenal Rambu Lalu Lintas Larangan

5. Jangan Hidupkan Klakson Ketika di Lampu Merah

Saat berada di lampu merah, banyak pengendara yang langsung membunyikan klakson saat lampu lalu lintas sudah berubah menjadi hijau, tujuannya supaya pengendara yang ada di depannya segera melaju.

Tentunya hal ini sangat dilarang karena dapat membuat pengendara di depan kamu menjadi kaget dan dapat menabrak kendaraan lain.

Tetapi jika kendaraan di depan kamu terlalu lama berhenti disaat lampu lalu lintas sudah hijau, mungkin lalai karena bermain handphone. Maka kamu diperbolehkan membunyikan klakson. cukup bunyikan klakson singkat sebagai tanda pengingat yang lebih sopan.

Demikian penjelasan mengenai etika menggunakan klakson mobil saat mengemudi. Membunyikan klakson diperbolehkan saja, namun jangan mengganggu ketenangan orang lain, oleh karena itu sangat penting untuk kamu memperhatikan 5 etika menggunakan klakson diatas.

Semoga bermanfaat.