Masukan Kata Kunci Pencarian

Awas! Ini 7 Bahaya Belajar Mengemudi Sendiri Tanpa Instruktur

Mengemudi mobil adalah salah satu keahlian penting bagi orang dewasa. Akan tetapi, keahlian ini tidak bisa dipelajari seenaknya tanpa ditemani orang yang sudah ahli. Selengkapnya tentang bahaya belajar mengemudi sendiri tanpa instruktur adalah sebagai berikut.

1. Intuisi Driving Masih Belum Terasah

Faktanya, mengemudi adalah kegiatan yang membutuhkan insting tajam. Seorang driver mobil wajib mampu memperkirakan posisi mobilnya, kendaraan di sekeliling mobil, serta ketepatan melakukan maneuver agar body mobil tidak tergesek. Sebagai seorang driver pemula, insting driving semacam ini tentunya belum terasah, sehingga Anda harus didampingi instruktur dulu saat awal-awal belajar mobil.

2. Tidak Paham Jenis Mobil dan Komponennya

Tidak seperti motor, komponen-komponen mobil lebih banyak dan ukurannya juga lebih besar. Untuk rem saja, ada berbagai jenis rem sesuai karakteristik mobilnya. Misalnya mobil lawas seperti Kijang biasanya menggunakan rem tarik, mobil-mobil baru umumnya pakai rem tangan, dan mobil sport biasanya pakai rem elektrik (rem tombol). Jika Anda tidak kursus mengemudi dan memilih belajar nyetir otodidak, Anda akan kebingungan menghadapi perbedaan-perbedaan komponen seperti ini.

3. Potensi Membahayakan Diri Sendiri dan Orang Lain

Bahaya belajar mengemudi sendiri tanpa instruktur bukan hanya akan merugikan diri sendiri, tapi juga keluarga dan orang lain. Beberapa waktu lalu, sempat terjadi insiden mobil masuk sungai karena driver-nya memaksa belajar sendiri. Sebelum itu juga sempat terjadi insiden kecelakaan parah oleh driver pemula yang mengakibatkan kematian korban tabrakannya. Apabila Anda berlatih bersama instruktur kursus, kejadian-kejadian ini bisa Anda hindari. Karena instruktur pasti bisa melakukan tindakan pencegahan sebelum insiden itu terjadi.

4. Komponen Mobil Bisa Rusak Berat

Bahaya belajar mengemudi sendiri tanpa instruktur berikutnya adalah komponen mobil yang Anda gunakan berlatih bisa rusak parah. Ketidakpahaman terhadap komponen mobil akan membuat Anda tidak hati-hati saat memfungsikannya. Selain itu, dengan insting yang masih belum terasah, Anda bisa mengakibatkan body mobil tergores atau ringsek, Anda tidak mau ini terjadi pada mobil baru Anda kan?

5. Teknik Mengemudi Jadi Tidak Terarah

Saat berkendara di jalan, seorang pengemudi wajib memahami teknik-teknik driving agar laju mobil mulus tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya. Beberapa teknik tersebut misalnya teknik parkir paralel, memindahkan gigi, menginjak rem dan gas, tata cara menggunakan lampu hazard, dan sebagainya. Bahaya belajar mobil otodidak adalah Anda tidak akan memahami teknik-teknik seperti disebutkan di atas. Pada akhirnya, teknik mengemudi Anda pun asal-asalan dan berpotensi mengganggu ketertiban jalan.

6. Kelancaran Mengemudi Jadi Terhambat

Tugas seorang instruktur kursus adalah membantu Anda belajar mengemudi dengan cepat dan mudah sesuai teknik yang tidak melanggar peraturan lalu lintas. Jika Anda memaksakan diri belajar mobil otodidak, bukannya cepat ahli, Anda malah terancam terhambat kemampuan belajarnya, karena ilmu menyetir Anda akan didapat berdasarkan trial and error. Tidak hanya terhambat, belajar menyetir dengan trial and error juga berpotensi menimbulkan banyak kerusakan. Biaya yang Anda keluarkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut bisa melebihi biaya kursus mengemudi lho!

7. Tidak Bisa Mengurus SIM

Bahaya belajar mengemudi sendiri tanpa instruktur yang terakhir adalah tidak bisa mengurus SIM! Ya, yang Anda baca benar. Mulai tahun 2020, Anda tidak lagi bisa mengajukan pembuatan SIM A tanpa sertifikat dari kursus mengemudi terpercaya. Informasi ini dikeluarkan langsung oleh Polri lho!

Sertifikat kursus mengemudi adalah salah satu syarat administratif yang wajib Anda setor ke kantor pelayanan SIM bersamaan dengan dokumen lainnya. Apabila tidak memiliki sertifikat ini, Anda otomatis tidak akan lolos administrasi, meski pun kemampuan mengemudi Anda sudah cukup baik. Oleh karena itu, sebelum datang ke Polres terdekat dan mengurus pengajuan SIM A, sebaiknya Anda mendaftarkan diri ke kursus mengemudi terdekat terlebih dulu. Selesaikan proses latihan dan tunggu pihak kursus merilis sertifikat resmi untuk Anda.

Demikian bahaya belajar mengemudi sendiri tanpa instruktur! Setelah mengetahui informasi ini, pastikan Anda melakukan latihan menyetir mobil dengan didampingi ahlinya ya! Kalau kesulitan mencari instruktur mengemudi yang tepat, langsung saja cari informasinya di kursusmengemudi.id!

Anda bisa mencari info kursus mengemudi sesuai domisili dan budget latihan yang Anda miliki lho! Yuk visit KursusMengemudi.ID sekarang juga dan latihan nyetir bersama ahli yang Anda percaya!

Pesan sponsor


Shopee Indonesia