Masukan Kata Kunci Pencarian

kursus mengemudi

Rincian Modal dan Keuntungan Usaha Kursus Mengemudi

Mudahnya mendapatkan cicilan mobil, telah membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Salah satunya, kursus mengemudi. Kamu tertarik dengan peluang usaha ini? Jika iya, simak informasi pada artikel ini hingga selesai. Karena akan menjelaskan rincian usaha kursus mengemudi secara detail.

Banyak orang yang lebih memilih kursus dibandingkan belajar menggunakan mobil sendiri. Karena selain dalam bimbingan tenaga pengajar profesional, juga menggunakan kendaraan milik si pembimbing. Itu juga yang menjadi alasan kenapa kursus ini banyak diminati.

Berapa Modal Bisnis Kursus Mengemudi?

Modal sering menjadi pertanyaan pertama para calon pelaku usaha. Itulah kenapa, kami membahasnya di awal.

Pada dasarnya ada dua opsi modal yang bisa kamu pilih. Pertama, membeli mobil baru untuk digunakan sebagai fasilitas usaha. Kedua, menggunakan mobil lama yang biasa dipakai sehari-hari.

Opsi kedua menurut kami yang paling mudah dan tidak memakan modal besar. Selain itu, jika terjadi kerusakan pun, tidak akan terlalu diambil pusing dibandingkan kerusakan pada mobil baru.

Untuk yang memilih mobil lama, berikut rincian modal yang harus dipersiapkan.

Modal Investasi

  • Biaya Sewa Tempat : Rp7.000.000/tahun
  • Meja                            : Rp300.000
  • Kursi                            : Rp300.000
  • Biaya lain-lain           : Rp300.000
  • Total                           : Rp7.900.000

Biaya Operasional

  • Biaya untuk perawatan mobil : Rp500.000/bulan
  • Lain-lain                                         :Rp300.000/bulan
  • Total                                               : Rp800.000

Di atas adalah estimasi biaya untuk modal di awal. Biaya tersebut bisa saja berbeda-beda tergantung penggunaan tempat dan mobilnya.

Persiapan Memulai Usaha Kursus Mengemudi

Jika modal sudah siap, kamu boleh melanjutkan langkah selanjutnya. Adapun persiapan-persiapannya yaitu:

1. Mendapatkan Izin Usaha

Dibandingkan bisnis lain, izin mendirikan kursus mengemudi terbilang sangat penting. Bahkan, tidak adanya izin, dapat menyebabkan pelarangan atau pencabutan hak usaha. 

Kenapa demikian? Karena, aktivitas kursus melibatkan keselamatan pengguna jalan dan peserta atau customer. Itulah kenapa izin sangat penting untuk usaha ini.

Silahkan ikuti prosedur untuk mendapatkan izin terlebih dahulu sebelum masuk ke langkah-langkah selanjutnya. Ketahui bagaimana cara membuka izin kursus mengemudi untuk memulainya. 

2. Kesiapan dan Kelayakan Mobil

Setelah syarat mendirikan lembaga kursus dan pelatihan didapatkan, langsung cek kesiapan dan kelayakan mobil yang akan digunakan. 

Bagi yang menggunakan mobil baru, langkah ini mungkin bisa langsung dilewati mengingat kualitasnya yang masih fresh.

Sementara untuk mobil lama, pastikan kendaraan masih layak digunakan. Selain itu, pastikan juga mobil nyaman untuk peserta yang baru belajar. Alangkah baiknya kamu menggunakan mobil yang sudah diuji kelayakan KIR juga, ya.

Selain kelayakan kendaraan, pastikan juga mobil dilengkapi dengan surat-surat.  Tujuannya agar proses belajar mengajar di jalanan aman dan sesuai harapan. 

3. Pilih Lokasi yang Ideal

Penyedia layanan usaha kursus mobil, seharusnya memiliki rekomendasi tempat yang tepat. Karena, peserta tidak boleh langsung belajar di jalan raya. Pastikan kamu memilih beberapa spot untuk menyesuaikan pembelajaran.

Contohnya, pilihlah spot yang sepi pengendara untuk peserta yang benar-benar baru memulainya.

4. Perhatikan Kualitas Tenaga Pengajar

Siapa yang akan menjadi tenaga pengajar peserta? Kamu, ataukah orang lain yang akan ikut terlibat? Baik kamu, maupun pihak lain, pastikan tenaga pengajar berkompeten dan juga berpengalaman mengajarkan mengemudi.

Pastikan juga tenaga pengajar sudah memiliki sertifikat mengajar. Pasalnya, belajar mengemudi berkaitan langsung dengan keselamatan peserta dan pengguna jalan lainnya.

Berapa Keuntungan Kursus Mengemudi?

Pendapatan per bulan untuk usaha kursus ini, tergolong bervariatif. Pendapatan tergantung jumlah mobil dan peserta yang belajar. Mari kita estimasikan keuntungannya dengan 1 mobil dan 10 jumlah peserta terlebih dahulu.

Jika biaya per orangnya Rp400.000, maka pendapatan per bulan bisa mencapai Rp4.000.000. Namun, jumlah ini masih hitungan kotor yang nantinya kamu potong dengan pengeluaran biaya-biaya lainnya.

Mari kita coba potong dengan biaya bulanan yang kami jumlahkan di atas, yaitu sebesar Rp800.000. Biaya tersebut yaitu untuk pengeluaran bulanan. Maka perhitungannya adalah Rp4.000.000 – Rp800.000 = Rp3.200.000 laba bersih dari 10 peserta.

Jumlah di atas yaitu untuk 1 kendaraan dengan jumlah 10 peserta untuk satu bulan. Keuntungan bervariatif, bisa lebih besar, tergantung dari banyaknya jumlah peserta.

Bagaimana, cukup mudah bukan mempelajari rincian usaha kursus mengemudi di atas? Tertarik untuk memulai usaha? Yuk, siapkan terlebih dahulu segala sesuatunya. Setelah itu, dapatkan izin terlebih dahulu agar usaha berjalan sesuai rencana. Setelah memiliki usaha kursus sendiri, jangan lupa daftarkan usahamu di kursusmengemudi.id yah!